5 Alasan Istri Tak Perlu Takut Bercerai, Bila Ijab Kabul Menyakitkan

  • Share

Banyak rumah tangga yang dikala terjadi percerai yang dianggap bersalah selalu pihak istri, dituduh tidak becus mengurus rumah tangga dan pandangan-pandangan buruk lainnya.

Sehingga banyak istri yang merasa takut untuk menetapkan bercerai saat ada persoalan, dan menentukan bertahan meski dirinya selalu tersakiti dalam ijab kabul itu.

Ketika pernikahan selalu bikin sakit hati dan sudah tidak mampu diperbaiki lagi, cerai memang jalan satu-satinya. Tapi istri selalu takut dengan perceraian.

Padahal wanita juga punya hak hidup senang dan mandiri tanpa harus selalu bergantung pada laki-laki atau suami. Berikut ini beberapa pertimbangan kenapa istri dilarang takut bercerai:

1. Tidak Perlu Malu Dengan Status Janda
Ingatlah, sataus janda itu bukan keinginan istri dan bukan juga hal yang negatif untu disandang perempuan.

Karena banyak status janda disebabkan oleh ulah suami yang tak bisa menjaga nafsunya.

Maka lihatlah status janda itu sebagai hal nyata yang mempunyai arti kemandirian dan ketegaran seorang wanita dalam mengambil keputusan.

2. Wanita Juga Bisa Mencari Uang Sendiri
Jangan takut bercerai hanya karena tidak mempunyai pekerjaan dan sudah memiliki anak. Ketahuilah bahwa ada banyak cara untuk mencari pekerjaan, atau mampu menggunakan keahlian untuk memulai sebuah bisnis.

3. Jangan Merasa Rendah Dengan Status Janda
Status janda bukan sesuatu yang bisa menyebabkan wanita rendah, karena masih banyak orang yang menyukaimu. Ingatlah, wanita harus tetap bangkit tegak menjalani kehidupan baru.

4. Nasehat Orang Tidak Selalu Benar
Ketika kau bercerai mungkin akan ada banyak nasehat yang tiba kepadamu, yang meminta untuk tetap bertahan dengan berbagai alasan mereka.

Jika memang perceraian adalah jalan terbaik, maka lakukanlah. Nasehat orang lain tak selalu benar, alasannya mereka tidak mencicipi penderitaanmu.

5. Pernikahan Bermasalah Hanya Menyakiti Anak
Jika mempertahankan ijab kabul karena kasihan sama anak, justru ijab kabul yang bermasalah bila terus dilanjutkan akan berdampak jelek kepada bawah umur.

Jika anak tumbuh dalam keularga yang selalu bertengkar akan menjadi peribadi tidak baik dan memilik prilaku jelek ketika sudah akil balig cukup akal.

Perceraian tidak selalu berarti aib, sebab tidak semua hal bisa kita cegah. Semua orang memiliki masalah yang berbeda-beda, termasuk kau dengan permasalahan keluarganya.

Wahai teman dakwah, Hindarilah perceraian.

 

 

 

 

 

Sumber Artikel :  rumahtanggasakinah3 . blogspot .com/2020/05/5-alasan-istri-tak-perlu-takut-bercerai.html

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

1 + 1 =