Demi Beri Makan Keluarga, Boc4h Kelas 2 SD Ini Rela Seharian di Tumpukan S4mpah

  • Share

Ya ampun, sedih sekali kisah perjuangan bocah ini.
Memang mencari uang itu tidaklah mudah. Sulit. Namun untuk sebagian orang, mencari uang tak sekedar sulit, tapi sangat sulit.

Akhirnya, banyak perjuangan dan pengorbanan yang mereka lalukan, walaupun hasilnya sebenarnya tak seberapa. Ya, hal ini mereka lakukan demi sesuap nasi, demi dirinya, keluarga, dan orang-orang terdekat.

Begitu juga Delvi. Melansir dari Donasionline.id, kisahnya benar-benar begitu sedih.

Delvi dan Ibunya
Delvi adalah seorang bocah yang masih kelas 2 SD. Ketika teman-teman di usianya menghabiskan waktu untuk belajar dan menikmati waktu bermain, Delvi harus menghabiskan waktunya di tumpukan sampah. Ia mengumpulkan dan memilih sampah yang bisa dijual agar keluarganya bisa makan.

Delvi berangkat setiap 7 pagi bersama ibunya, dan pulang ketika hari sudah mau gelap, sekitar jam 5 sore. Untuk menuju lokasi, Delvi harus menghabiskan waktu setengah jam. Terkadang, Delvi dan ibunya bahkan kerja dengan berawal perut kosong karena tak ada makanan.

Delvi di Tumpukan Sampah
Sementara itu, Ayah Delvi sedang sakit stroke dan paru-paru. Sehingga Delvi pun menjadi salah satu tulang punggung keluarga saat ini agar bisa makan. Meski demikian, Delvi tak pernah mengeluh dan berjuang demi keluarga serta pendidikannya kelak.

 

Sumber Artikel;  diadona . id/d-stories/kisah-haru-pak-barokah-tetap-semangat-jualan-arum-manis-keliling-meski-harus-pakai-kursi-roda-210312.html

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

17 − twelve =