Viral di Media Sosial Polwan yang Mengajari Anak-Anak di Sudan Bahasa Jawa

  • Share

Ada sebuah video seorang polwan (polisi wanita) yang sempat viral di jagat maya. Dalam video tersebut, seorang polwan tampak sedang mengajari bahasa Jawa ke beberapa anak di Sudan, Afrika.

Video tersebut diunggah oleh akun Instagram sintia_moris pada 15 Februari 2021. Di dalamnya, polwan yang bernama Sintia Moris tersebut sedang asik mengajarkan anak-anak di Sudan berhitung dengan bahasa Jawa.

“Siji, loro, telu, papat, lima, enem, pitu, wolo, sanga, sepuluh. Ora ngapak, ora kepenak (Satu, dua, tiga, empat, lima, enam, tujuh, delapan, sembilan, sepuluh. Tidak ngapak, tidak enak),” kata Sintia yang diikuti oelh anak-anak.

Video ini pun sempat banjir oleh penonton dengan jumlah view yang mencapai 3.247 hingga Senin, 22 Februari 2021.

Di samping mengajarkan berhitung, Sintia juga mengupload sebuah video yang berpesan agar masyarakat tetap mengenakan masker selama pandemik Covid-19. Video ini pun tentunya dibuat bersama dengan anak-anak di Sudan.

Untuk video ini pun, Sintia dan anak-anak menggunakan bahasa Jawa dan berhasil menyita penonton hingga ditonton lebih dari 4.705 kali.

“Aja kelalen, nganggo masker (Jangan lupa, pakai masker). Garuda!” seru Sintia bersama anak-anak.

Jelas saja, video dari polwan ini menuai banyak respon dari warganet dengan berbagai ulasan positif.

“Terusna ya bu polwan eben ngapak go internasional…,” tulis akun real_ananta68 di kolom komentar.

“Ora Ngapak Ora Kepenak ya Yu…Salam Ngapak Cilacap,” tulis akun ekoprayitno18.

Bahkan, ada pula warganet yang mendoakan Sintia agar selalu sehat dalam menjalankan misinya di Sudan.

“Ngapak mendunia .. Aja kelalen madang .. Mbok semaput .. Sehat selalu yu .. Srikandi ne ngapak,” kata akun tandurannduwurwatupatimuan.

Sedikit informasi, Sintia merupakan salah satu anggota Polri yang saat ini lagi bertugas di Sudan sebagai salah satu anggota Peacekeeping Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB)

Peacekeeping PBB merupakan operasi menjaga perdamaian di beberapa negara yang tengah dilanda konflik. Berdasarkan laman peacekeeping.un.org, TNI dan Polri ikut serta dalam operasi tersebut.

Peacekeeping PBB sendiri memiliki tugas untuk menjaga perdamaian antara negara yang tengah dilanda konflik.

Dilansir dari lama peacekeeping.un.org, TNI dan Polri juga ikut serta dalam operasi tersebut. Ada sekitar 2.700 anggota TNI dan Polri yang bertugas sebagai Peacekeeper. Merka pun telah tersebar di sembilan negara yakni di wilayah Sahara Barat, Republik Afrika Tengah, Mali, Kongo, Golan, Siprus, Lebanon, Abyei, Kosovo, Sudan Selatan, India dan Pakistan, dan Timur Tengah.

 

Sumber Artikel: today .line.me/id/v2/article/Mz1KzD

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

nineteen − 4 =